Kebun Raya Tua Tunu Pangkalpinang memasuki babak baru pengelolaan kawasan konservasi dan edukasi melalui pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat Tingkat Jurusan bertajuk “Digitalisasi Informasi Biodiversitas Pohon untuk Mendukung Fungsi Edukasi Kebun Raya Pangkalpinang”. Program ini digagas oleh Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung sebagai wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kebun raya yang modern, informatif, dan berkelanjutan. Berlokasi di kawasan Kebun Raya Tua Tunu yang telah ditetapkan secara legal melalui Keputusan Wali Kota Pangkalpinang Nomor 292/KEP/DLH/AV/2020 dengan luas lebih kurang 608.400 meter persegi, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan biodiversitas di tengah meningkatnya kebutuhan akan informasi ilmiah yang akurat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Selama beberapa tahun terakhir, pengembangan Kebun Raya Pangkalpinang masih menghadapi keterbatasan pada aspek pendokumentasian dan penyajian informasi keanekaragaman hayati tumbuhan, khususnya koleksi pohon. Hasil survei lapangan dan diskusi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang menunjukkan bahwa belum tersedianya database biodiversitas yang terintegrasi, ketiadaan label digital pada setiap jenis tumbuhan, belum terdaftarnya koleksi pada Database Manajemen Koleksi Kebun Raya Indonesia (MAKOYANA), serta minimnya keterlibatan perguruan tinggi menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan fungsi edukasi kebun raya. Kondisi ini menyebabkan potensi besar Kebun Raya Tua Tunu sebagai pusat pembelajaran, penelitian, dan ekowisata belum termanfaatkan secara maksimal.
Menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian yang diketuai oleh Robika, S.Si., M.Si., dengan anggota Dr. Eka Sari, S.Si., M.Si., dan tim, menghadirkan solusi melalui pendekatan digitalisasi informasi biodiversitas pohon. Kegiatan ini mencakup inventarisasi dan identifikasi koleksi pohon, penyusunan basis data biodiversitas yang sistematis, pemberian label atau penandaan yang terhubung dengan informasi digital, serta pengembangan katalog digital berbasis website yang terintegrasi langsung dengan kawasan Kebun Raya Pangkalpinang. Melalui langkah ini, setiap pengunjung tidak hanya menikmati keindahan lanskap kebun raya, tetapi juga memperoleh informasi ilmiah yang edukatif dan mudah dipahami.
Lebih jauh, digitalisasi informasi biodiversitas ini diharapkan mampu memperkuat peran Kebun Raya Tua Tunu sebagai wahana edukasi lingkungan dan model ekowisata berkelanjutan berbasis pengetahuan. Basis data yang tersusun dengan baik akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati dan Profil Kebun Raya Pangkalpinang, sekaligus mendukung proses registrasi koleksi tumbuhan ke tingkat nasional. Kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang dan Universitas Bangka Belitung melalui program ini juga menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi jangka panjang antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Melalui program ini, Kebun Raya Tua Tunu diarahkan untuk bertransformasi menjadi kebun raya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, terbuka terhadap kolaborasi ilmiah, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan. Digitalisasi tidak hanya menjadi alat pendukung, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan konservasi, edukasi, dan partisipasi publik dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Dengan semangat ini, Kebun Raya Tua Tunu Pangkalpinang diharapkan tampil sebagai ikon pembelajaran biodiversitas yang membanggakan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Kembali ke Daftar Berita