Senin–Jumat 08.00–16.00, Sabtu 08.00–11.00 (0717) 422876 dlh@pangkalpinangkota.go.id
Detail Flora - Lunding

Lunding

Galeri Foto

Lunding

Informasi Umum

Pertama kali diterbitkan dalam dalam A.P. de Candolle, Prodr. 15(2): 457 (1866). Wilayah asal spesies ini adalah dari Semenanjung Thailand hingga Filipina (Palawan). Ini adalah pohon dan tumbuh terutama di bioma tropis basah. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal dengan nama lengsu (Sunda) atau lompayang (Kalimantan). Nama ilmiah Baccaurea lanceolata diperkenalkan oleh seorang botanis bernama Friedrich Anton Wilhelm Miquel pada tahun 1866. Nama umum dari Indonesia: lengsu (Sunda), lompayang (Kalimantan), lunding (Bangka). Nama umum dari Inggris: Green rambai. Nama umum dari Malaysia: asam pahong, medang kelawar, mempaung. Nama umum dari Thailand: som huuk, som lok.

Status IUCN adalah vulnerable

Taksonomi

Kingdom           : Plantae

Divisi                : Magnoliophyta

Kelas                : Magnoliopsida

Ordo                 : Malpighiales

Famili               : Phyllanthaceae

Genus              : Baccaurea

Spesies            : Baccaurea lanceolata (Miq.) Müll.Arg.

Habitat

Tumbuh alami di hutan hujan tropis dataran rendah hingga perbukitan. Ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Sumatra, Kalimantan, Semenanjung Malaysia, dan Jawa. Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Semenanjung Thailand hingga Filipina (Palawan). Tumbuh di tempat yang teduh dan lembap, terutama di bawah tajuk pohon besar. Sering ditemukan di hutan sekunder dan hutan primer.

Akar (Radix)

Memiliki sistem akar tunggang yang kuat. Akar menyebar ke samping untuk menopang pohon yang tumbuh tinggi. Berfungsi menyerap air dan unsur hara dari tanah dalam.

Batang (Caulis)

Pohon kecil hingga sedang, tingginya bisa mencapai 10–20 meter. Batangnya tegak, berkayu keras, dan bercabang banyak. Kulit batang berwarna cokelat keabu-abuan, permukaan agak kasar.

Daun (Folium)

Daunnya berbentuk lanset (lanceolate), sesuai dengan nama spesiesnya. Tersusun secara berseling di sepanjang batang. Warna daun hijau mengilap di bagian atas, dan lebih pucat di bagian bawah. Ujung daun runcing dan tepinya rata.

Bunga (Flos)

Bunga berkelamin tunggal (dioecious), terdapat pada pohon jantan dan pohon betina secara terpisah. Tersusun dalam tandan (raceme) di batang atau cabang. Berukuran kecil, berwarna kekuningan atau kehijauan. Mekar pada musim berbunga tertentu tergantung iklim lokal.

Buah (Fructus)

Buah berbentuk bulat kecil, berdiameter sekitar 1–2 cm. Berwarna hijau saat muda dan kemerahan atau kekuningan saat matang. Tumbuh bergerombol di batang atau cabang utama (cauliflory). Daging buah berair, agak asam, dan bisa dimakan (meskipun tidak sepopuler jenis lain dalam genus Baccaurea).

Manfaat

Buahnya dapat dimakan sebagai buah liar. Potensial sebagai tanaman penghijauan dan pelestarian keanekaragaman hayati. Digunakan secara lokal sebagai pangan alternatif oleh masyarakat pedalaman. Mempunyai nilai ekologis sebagai sumber pakan satwa liar.


Kembali ke Daftar Flora