Informasi Umum
Pertama kali dipublikasikan dalam dalam Mant. Pl. 1: 105 (1767). Wilayah asal spesies ini adalah dari Maluku hingga Australia bagian utara. Asli dari: Maluku, Papua Nugini, Northern Territory (Australia), Queensland, Australia Barat Diperkenalkan ke: Kepulauan Andaman, Belize, Benin, Guyana Prancis, Gabon, Kepulauan Teluk Guinea, Honduras, Kepulauan Sunda Kecil, Kepulauan Nikobar, Trinidad dan Tobago. Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu putih, gelam; China: bai shu you; Inggris: cajuput, tea tree, t tree.
Status konservasi adalah data deficient
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Myrtales
Famili : Myrtaceae
Genus : Melaleuca
Spesies : Melaleuca leucadendra (L.) L
Karakteristik M. leucadendra
Habitat
Tumbuh di daerah tropis dan subtropis, seperti Maluku, Papua Nugini, dan Australia bagian utara. Umumnya ditemukan di tepi sungai, rawa, dan tanah berdrainase buruk. Toleran terhadap genangan air dan salinitas tinggi. Tumbuh baik di bioma tropis kering musiman. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan rendah.
Akar (Radix)
Memiliki akar tunggang yang kuat dengan perakaran lateral yang luas. Mampu menjangkau air tanah dalam dan bertahan di kondisi kering atau tergenang. Membantu menstabilkan tanah dan mencegah erosi.
Batang (Caulis)
Batang tegak, berkayu, dan dapat tumbuh hingga 10–20 meter. Kulit batang berlapis-lapis, tebal, dan mudah mengelupas seperti kertas (paperbark). Warna kulit batang putih pucat hingga abu-abu. Kayunya digunakan untuk bahan bangunan dan kayu bakar.
Daun (Folium)
Berbentuk lanset (lanceolate), panjang 7–15 cm, dengan ujung runcing. Tersusun berseling dan berwarna hijau muda hingga hijau tua. Mengandung minyak atsiri yang sangat aromatik jika diremas. Sumber utama minyak kayu putih (cajeput oil).
Bunga (Flos)
Bunga kecil, berwarna putih krem hingga kekuningan. Tersusun dalam malai silindris menyerupai sikat botol. Mengandung nektar dan menarik lebah serta serangga penyerbuk. Berbunga pada musim kering atau awal musim hujan.
Buah (Fructus)
Buah berupa kapsul kecil berwarna cokelat, tersusun rapat di ranting. Mengandung banyak biji kecil. Kapsul mengering dan pecah saat matang, melepaskan biji melalui angin (anemokori).
Manfaat
Minyak atsiri dari daun digunakan sebagai obat gosok, pereda masuk angin, antiseptik, dan pereda nyeri otot. Kulit kayu digunakan untuk atap tradisional dan pembungkus. Kayunya dapat dijadikan bahan bakar dan bangunan kasar. Ditaman sebagai tanaman peneduh, penghijauan, dan pencegah erosi. Menyediakan habitat bagi fauna dan berperan dalam ekosistem lahan basah.
Kembali ke Daftar Flora